Langsung ke konten utama

AMOR PARENTIUM

 AMOR PARENTIUM

Nilai trilogi Nusa putra yang kedua adalah Amor Parentium. Amor Pinrentium adalah Cinta kasih orang tua sebagai kekuatan insan Nusa Putra untuk menjaga ajaran dan nilai-nilai luhur rasul, leluhur, kedua orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita. Bagaimana kita sebagai manusia bisa merasakan mana yang salah dan mana yang benar, mana yang hak dan mana yang tidak, mana yang bermoral dan mana yang tidak bermoral tanpa meneladani dan mencontoh rasul, leluhur, orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita.


Cinta yang tumbuh dalam keluarga itu adalah hal yang sangat penting. Orang tua menjadi figur yang memegang peranan penting dalam hal tersebut. Mengharapkan ibu untuk memberikan kasih sayang yang hangat, menumbuhkan penerimaan, dan menanamkan rasa aman. Dan kasih bapak yang membantu mengembangkan karakter, menanamkan disiplin, memberikan arahan dan dorongan, serta memungkinkan anak menghadapi hidup dengan berani. Saya percaya bahwa cinta kepada orang tua tidak dicari, tetapi dibentuk, dan perjalanan panjang dengan orang tua pasti akan menghasilkan kasih sayang dan cinta untuk orang tua. Perasaan dilindungi, perasaan dicintai, perasaan dicintai yang kita dapatkan dari orang tua tidak tergantikan.


Orang tua telah mendidik saya dari kecil hingga dewasa. Banyak yang di berikan mereka dari saya kecil hingga sekarang. Saya merasa bersyukur, berkat mereka saya bisa sekolah hingga kuliah, berkat mereka saya selalu bahagia. Rasa kasih sayang yang tak terhingga mereka berikan untuk saya dan adik-adik saya. Saya berkuliah di Nusa Putra berkat motivasi mereka. Mereka yang selalu menyemangati saya hingga berada di titik ini. Cinta terhadap orang tua itu seperti kita yang selalu hormat kepada mereka. Karena, mereka adalah sosok yang mendidik kita, menyayangi kita, membahagiakan kita, banyak sekali jasa orang tua berikan untuk anaknya. Maka dari itu saya berharap pada para pembaca untuk menerapkan nilai tersebut karena itu salah satu hal yang wajib dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.


Link : https://nusaputra.ac.id/tentang/nilai-nilai-luhur/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AMOR DEUS

AMOR DEUS Nilai trilogi Nusa putra yang pertama yaitu Amor Deus. Amor Deus adalah Cinta kasih Illahiyah sebagai anugrah cahaya insan Nusa Putra untuk tetap menjalankan syariat agama, beragama merupakan kebutuhan dan cinta kita bukan lagi sebagai kewajiban. Insan Nusa Putra harus yakin, jangankan tidak beragama orang beragama saja susah menuju hakekat sehingga aturan hukum tidak lagi menyentuh keadilan, syariat agama tidak lagi menjadi pedoman penyempurnaan ahlak dan aturan manusia hanya berdasarkan persepsi kebanyakan orang sehingga nilai-nilai luhur kemanusiaan hilang dari prilaku kita.  Saya sebagai mahasiswa dan juga sebagai umat muslim memiliki rasa cinta, beriman, bertaqwa kepada sang pencipta ialah Allah SWT. Cinta yang di maksud adalah kita yang beriman kepada Allah, bertaqwa kepada Allah, mengikuti perintahnya yang terdapat pada rukun Islam. Rukun Islam ini ada 5 yang pertama Syahadat, yang kedua shalat, yang ketiga zakat, yang ke empat puasa, dan yang terakhir pergi haji (...

AMOR CONCERVIS

 AMOR CONCERVIS Cinta kasih kepada sesama sebagai pengikat insan Nusa Putra untuk menjalani hidup berdampingan secara damai dalam menyikapi setiap perbedaan, karena Tuhan berkehendak atas adanya perbedaan itu sendiri. Setiap insan Nusa Putra harus yakin bahwa perbedaan adalah kehendak Tuhan, kalau Tuhan berkehendak tidak ada perbedaan tentunya mudah bagi Tuhan. Tetapi realitanya Tuhan menciptakan banyak perbedaan baik pisik, non pisik dan pedoman hidup yang di jalani oleh setiap manusia, untuk itu setiap insan Nusa Putra harus bersujud dan tunduk atas kehendak Tuhan.  Persatuan dan kesatuan antar-sesama manusia tidak mungkin dapat terwujud kalau tidak ada semangat persaudaraan. Persaudaraan harus dilakukan bukan hanya terhadap non-Muslim, namun juga terhadap sesama Muslim. “Jika kalian tidak bersaudara secara Agama, maka kalian adalah saudara secara kemanusiaan”. sebagai seorang insan yang lemah dan butuh pertolongan semestinya kita memiliki rasa cinta kasih kepada sesama. Mak...