Langsung ke konten utama

AMOR DEUS

AMOR DEUS

Nilai trilogi Nusa putra yang pertama yaitu Amor Deus. Amor Deus adalah Cinta kasih Illahiyah sebagai anugrah cahaya insan Nusa Putra untuk tetap menjalankan syariat agama, beragama merupakan kebutuhan dan cinta kita bukan lagi sebagai kewajiban. Insan Nusa Putra harus yakin, jangankan tidak beragama orang beragama saja susah menuju hakekat sehingga aturan hukum tidak lagi menyentuh keadilan, syariat agama tidak lagi menjadi pedoman penyempurnaan ahlak dan aturan manusia hanya berdasarkan persepsi kebanyakan orang sehingga nilai-nilai luhur kemanusiaan hilang dari prilaku kita. 


Saya sebagai mahasiswa dan juga sebagai umat muslim memiliki rasa cinta, beriman, bertaqwa kepada sang pencipta ialah Allah SWT. Cinta yang di maksud adalah kita yang beriman kepada Allah, bertaqwa kepada Allah, mengikuti perintahnya yang terdapat pada rukun Islam. Rukun Islam ini ada 5 yang pertama Syahadat, yang kedua shalat, yang ketiga zakat, yang ke empat puasa, dan yang terakhir pergi haji (bagi yang mampu). Adanya alam semesta ini merupakan bukti bahwa Allah swt adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. Tuhan yang menciptakan alam semesta dan yang mengaturnya. Tidak ada Tuhan selain Allah SWT yang wajib disembah. Umat Islam meyakini adanya Allah swt dan mengetahui sifat-sifat Nya, agar menjadi mukmin sejati. Dengan modal iman inilah kita akan menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.





dalam kegiatan sehari-hari yaitu sholat 5 waktu, membaca Al-Qur'an, berdo'a kepada Allah SWT, Apalagi di bulan Ramadhan ini seluruh umat muslim melaksanakan puasa, selain di bulan Ramadhan pun terkadang saya melaksanakan puasa Sunnah di hari Senin dan Kamis. Kegiatan tersebut sangat wajib di lakukan pada kegiatan sehari-hari, karena itu termasuk nilai-nilai trilogi Nusa putra yaitu " Amor Deus" atau di sebut juga " Cinta Kasih ilahiyyah (Cinta terhadap Tuhan) ". Itulah kegiatan sehari-hari saya dalam mengamalkan salah satu nilai trilogi Nusa putra yaitu Amor Deus ( Cinta Kasih Ilahiyyah). Saya berharap para pembaca dapat mengamalkan nilai tersebut karena itu salah satu hal yang wajib dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bukti bahwa kita Cinta/beriman terhadap Allah SWT.


Link : https://nusaputra.ac.id/tentang/nilai-nilai-luhur/ 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AMOR PARENTIUM

 AMOR PARENTIUM Nilai trilogi Nusa putra yang kedua adalah Amor Parentium. Amor Pinrentium adalah Cinta kasih orang tua sebagai kekuatan insan Nusa Putra untuk menjaga ajaran dan nilai-nilai luhur rasul, leluhur, kedua orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita. Bagaimana kita sebagai manusia bisa merasakan mana yang salah dan mana yang benar, mana yang hak dan mana yang tidak, mana yang bermoral dan mana yang tidak bermoral tanpa meneladani dan mencontoh rasul, leluhur, orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita. Cinta yang tumbuh dalam keluarga itu adalah hal yang sangat penting. Orang tua menjadi figur yang memegang peranan penting dalam hal tersebut. Mengharapkan ibu untuk memberikan kasih sayang yang hangat, menumbuhkan penerimaan, dan menanamkan rasa aman. Dan kasih bapak yang membantu mengembangkan karakter, menanamkan disiplin, memberikan arahan dan dorongan, serta memungkinkan anak menghadapi hidup dengan berani. Saya percaya b...

AMOR CONCERVIS

 AMOR CONCERVIS Cinta kasih kepada sesama sebagai pengikat insan Nusa Putra untuk menjalani hidup berdampingan secara damai dalam menyikapi setiap perbedaan, karena Tuhan berkehendak atas adanya perbedaan itu sendiri. Setiap insan Nusa Putra harus yakin bahwa perbedaan adalah kehendak Tuhan, kalau Tuhan berkehendak tidak ada perbedaan tentunya mudah bagi Tuhan. Tetapi realitanya Tuhan menciptakan banyak perbedaan baik pisik, non pisik dan pedoman hidup yang di jalani oleh setiap manusia, untuk itu setiap insan Nusa Putra harus bersujud dan tunduk atas kehendak Tuhan.  Persatuan dan kesatuan antar-sesama manusia tidak mungkin dapat terwujud kalau tidak ada semangat persaudaraan. Persaudaraan harus dilakukan bukan hanya terhadap non-Muslim, namun juga terhadap sesama Muslim. “Jika kalian tidak bersaudara secara Agama, maka kalian adalah saudara secara kemanusiaan”. sebagai seorang insan yang lemah dan butuh pertolongan semestinya kita memiliki rasa cinta kasih kepada sesama. Mak...